Aku hanyalah bintang. Kamu adalah bulan yang meneranginya. Selamat malam!
Menunggumu menyadari keberadaan ku, ternyata sangat lah melelahkan
betapa indah luka yang kau titipkan, hingga aku menangis dalam senyuman.
hariku direnggut oleh waktu. pagiku hilang, malam menjelang. entah dimana harus kutemukan.
Aku kerja keras bukan untuk kamu, tapi untuk masa depan kita dan anak-anak kita kelak nanti.
mana senandung yang selalu kita nyanyikan dulu? kini terhapus karena ada lagu baru yang masuk ke telingamu.
terimakasih, Tuhan. telah Kau ciptakan hidup yang indah ini bersama dia.
lebih baik berjuang dan tersakiti, daripada harus menyakiti. ingat, Tuhan tau kamu orang baik.
Menunggumu menyadari keberadaan ku, ternyata sangat lah melelahkan
sakit tak terobati, karena setitik luka yang kau beri; meninggalkanku. iya begitu.
malamku penuh luka, sebab rindu tak pernah tertawa.
ada yang rindunya tak berbalas, hanya karena rasa takut kecil menghalangi.
tiada cinta yang tak tampak, hanya sebatas ungkapan yang tak terucap.
Ketika pundak tak lagi bisa meredakan tangis, selalu ada sujud untuk memperkuat senyum.
Maha Besar Rindu, Maha Suci Cerita Cinta. yang selalu disyairkan malam kepadaku.
Di saat tidak ada pundak untuk menangis, selalu ada sujud untuk mencurahkan tangis.
cintailah pasanganmu, sebelum cintanya sirna dan bersinar dihati oranglain
coba lihat kearahku, disini ada hati yang berjuang bertahan melawan acuhnya dirimu.
Kita pernah ingin membuat cerita bersama. Namun, sebelum cerita itu selesai, kau malah pergi meninggalkan cerita. Ingat?
Memang sudah waktunya ku memikul kepedihan sendirian.
Kita akan berbahagia, jika kita selalu bersyukur.
ternyata merindukanmu itu sederhana, sesederhana sakit yang kau berikan
aku yakin waktu akan menjawab semua, bahkan yang kita pikir mustahil. bisa bersama lagi contohnya.
sama seperti bertahan dan menunggu, lambat laun kamu akan belajar untuk meninggalkan dia yang tak menoleh kearahmu.
terkadang aku rindu dengan semua kenangan kenangan yang dulu , mungkin kenangan itu sudah tiada
Cara mu menggoreskan luka, sama sakitnya dengan cara mu melepaskan kita.
Kini bukan lagi tentang kesepian, memang sudah waktunya untuk ku berjuang sendirian.
Kita pernah mengisi pagi dengan cerita yang di rindukan semesta. Ingat?
Mengenal mu dengan kata, tak seindah mengenangmu dengan cerita
kudengar angin mendekat, antarkan sepenggal puisi tak tersirat. sebentar kudengar lantunan indah jerit senja yang terluka.
harapku sebatas rindu, terpisah jarak, diperkuat cinta, padamu.
cintaku sebatas kata, tak terbaca bila tak kutulis, tak terdengar bila tak kulafalkan, dihadapanmu.
bait demi bait kulafalkan untukmu. sesudahnya, aku harus menulis kembali.
baitku habis, engkau tersenyum tipis. sirnalah rindu, tiada lagi malamku yang kelabu.
kujelajahi kata, kucari makna. dari sini kurasa, bahagia ternyata begitu sederhana.
biar kutulis hariku, indahnya dunia, serta parasmu. biar jadi gambar yang menyatu, jadi makna yang tak bisu.
Kasih aku 1 alasan kenapa aku harus selalu tersenyum setelah semuanya?
bertahan itu ga mudah, dan ga sesederhana apa yang kamu liat.
kekuranganku dan kelebihan mu adalah anugrah yang tak pernah dimiliki orang lain..
kamu sadar? kita bisa bahagia. bisa tertawa bersama, membuat mereka semua iri pada kita.
Jalanku tak lagi indah, seiring sikapmu yang berubah.
tersenyumlah untuk mengubah dunia, jangan sampai dunia mengubah senyummu
sama seperti bertahan dan menunggu, lambat laun kamu akan belajar untuk meninggalkan dia yang tak menoleh kearahmu.
betapa indahnya caramu melukaiku. pergi ketika aku berharap kamu tetap disini, disampingku.
Kamu adalah pensil, goreskan luka pada hati yang putih ini.
semoga dengan aku pergi menjauh, kamu bisa lebih menghargai orang yang mencintai kamu nantinya.
mengertilah apa yang aku inginkan; 1. pelukan disaat aku terjatuh 2. pundakmu disaat aku dikecewakan oleh dunia.
pergilah jika itu lebih baik daripada bertahan. bertahanlah jika itu lebih baik dari segalanya.
begitu sombongnya egomu, tinggalkan aku tanpa sepucuk salam untuk pergi selamanya.
terimakasih, waktu. kau tunjukkan siapa yang benar mencintaiku.
semakin kucoba melupakanmu, semakin pula kuterluka. Maafkan aku, waktu.
kalau memang kita berjodoh; desir ombak akan dorong tubuhku sampai ke pasir pantaimu.
topanglah tubuh yang tak mampu berdiri ini. dan ajari aku untuk kembali bersinar, layaknya bintang dalam kegelapan.
berjuang itu sulit. apalagi disaat aku berjuang kamu tertawa bahagia bersamanya.
mari sejenak pejamkan mata, dan dengarkan suara alam. biar Tuhan suarakan SuaraNya.
lebih sayang perjuangan. sungguh nilai yang tak terbayar.
waktu takkan pernah terasa saat bersamamu. dan tidak terasa kamu telah pergi
berjuang itu sulit. apalagi disaat aku berjuang kamu tertawa bahagia bersamanya.
biar kuberjuang, walau kutau; kita takkan pernah satu.
sedang kulantunkan doa untuk hati yang terluka; semoga bahagia selalu tau arahnya untuk pulang.
aku hanya tangisan yang terbelenggu oleh waktuku sendiri.
kopiku bersenandung, tentang rindu yang tak terbendung. dalam diam kuberdoa, untuk hati yang tersiksa.
bodohnya aku, mencintaimu sampai melukai hati sendiri. tapi inilah perjuangan
Tuhan, semoga satu detik setelah aku memejamkan mata, dia bisa merasakan apa yang aku rasakan
dalam diam kuberdoa, untuk hati yang terluka.
rindu mendadak kelabu, saat kutau tak bisa kumiliki hatimu.
waktuku tertahan rindu, berangan kembali dalam pelukmu.
Itulah informasi terbaru seputar
Kata Kata Kangen buat Mantan Tersayang, semoga artikel diatas dapat bermanfaat buat kalian semuanya. jadikan
kata-kata indah buat mantan tersebut sebagai inspirasi dan motivasi agar hati kita lebih tergar ketika kehilangan masa lalu yang begitu indah.